Senin, 20 Februari 2012

mengetahui apa yang belum aku ketahui

Hari ini ada seorang teman pria bercerita tentang kisah cintanya. Dia tipe sorang yang selalu serius dalam menjalin hubunga. aku salut dengan pria seperti itu. dia bercerita pacarnya (sekarang jadi mantanya) selalu minta apapun yang diinginkan. dan dia selalu menuruti apapun yg diminta. walaupun dia sendiri rela harus menahan apa yang dia sendiri inginkan.. tapi ketika putus, mantannya masih saja memanfaatkan dia buat menenangkan hatinya, jiga si cewek sedang ada masalah, dia datag pada sang pria. tapi jika sudah selesai masalahnya, dia menjau dari pria itu. itu ga adil. bener-bener ga adil. saat itu juga aku ingat sama dirimu. dirimu sayang banget sama aku... aku tau itu semua walaupun kamu jarang banget bilang sayang dan mengatakan kata-kata romantis, tapi aku bisa merasakannya sayang...

18022012
malam itu aku tau semuanya. tak sengaja aku menemuan sms pada dia. TUHAAAANNN rasanya sakit banget aku bacanya. yah walaupun aku sadar itu hanya alibi saja. tapi tetap saja rasa ga rela itu ada.. maafin aku sayang... malam itu aku menangis disampingmu. hingga pagi aku ga tidur sama sekali. masih teringat dengan jelas sms itu,,,,
tangan yang pernah kau gunakan untuk memegangnya... mata yang pernah kau gunakan untuk melihat dia.. dan bibir yang pernah kau gunakan untuk senyum dan tertawa bersamanya... maaf sayang bukannya aku giman-gimana. aku percaya itu hanya kalmuflase. tapi aku ga bisa boong sama diri aku terutama hatiku kalo aku ga rela. memang kamu ga ada perasaan apapun sama dia, tapi mestinya itu semua buat aku seorang sayang. aku milikku sayang. bukan milik dia. kamu kekasih ku bkan kekasihnya dan kamu masa depanku bukan masa depannya.
aku ga brani bilang sayang.. aku hanay bisa diam didepanmu dan berpura-pura ga tau. tapi sebenarnya aku tau... aku tau apa yang slama ini jadi keseharianmu. kamu selalu jujur sama aku. apapun yang lakukan, kemanapun kamu pergi, kamu selalu jujur. bahkan kamu rela menyisihkan sebgian hasil keringatmu hanya untuk aku. aku bener-bener merasa bersalah banget punya perasaan itu padamu. semua yang kamu lakukan itu hanya untuk aku dan demi aku. kenapa aku ga sepenuhnya sadar?? aku egos sayang.. aku terlalu mementingkan diriku dan perasaanku. tapi aku ga mengerti posisimu.

******

ketika aku mendengar temenku curhat, aku ingat kamu sayang. ingat semua yang kamu lakukan.. pengorbananmu bener-bener total padaku. tangisku malam ini rasanya tak pantas dan belum cukup untuk membalas kebaikanmu. sejak kepulanganmu kmren hingga saat ini aku masih saja menangis dalam malam..aku menyesal sayang.. maafin aku sayang. maaf....

sayang, pasti bebanu beraaatt banget dengan ini semua. kamu harus hadapi orang2 disekitarmu. dan kamu juga harus hadapi dia.itu semua kamu masih bisa senyum... menutupi bebanmu didepanku. kamu ga mau aku ikut mikir.. maaf sayang, maaf. semangatmu sayang.. ku salut dengan semangatmu yag selalu bisa membuat kamu berdiri tegar walaupun banyak badai menghantam dirimu.

tetaplah seperti itu, karena aku cinta dirimu apa adanya.. tanpa melebih-lebihkan dan tanpa mengurangi... sayang, aku cinta kamu.. aku sayang kamu...


love you MUKHLIS

kau gandeng tangaku.. setiap saat walaupun tak dalam dunia nyata, tapi aku yakin dirimu tak akanmeninggalkan aku...

menunggumu untuk ini.... its so beautiful :)


Senin, 19 Desember 2011

yang maha menyebalkan !!!!!!!!

Huhhhh! Rasanya pengen kuhajar habis-habisan nih orang! Amat sangat super duper menyebalkan! Maha menyebalkan! Kalau ada ungkapan atau diksi lain yang lebih tinggi dari kata “Maha” untuk menunjukkan suatu nilai yang paling tinggi, pasti ku gunanakn kata itu. Pendek kata, sudah tak ada secuil pun yang patut kubanggakan dan ku perhitungkan. Bahkan di mataku kini, di hatiku, ia nggak lebih dari seonggok daging tambun yang amat menjijikkan, jelek, bau, dengan gaya bicara yang nyeplos sekena mulut keringnya, nggak peduli aku ini tersinggung atau enggak, terasa nylekit atau enggak, pokoknya seenak perutnya sendiri! kalau diajak berpikir tentang sesuatu, seremeh apapun, mesti bibirnya manyun, dahinya berkerut-kerut, ndomblong, persis kaleng rongsok yg bungkam membisu nunggu ditabuh untun mengeluarkan suara krompyang yang sangat cempreng dan memekakkan telinga! Pikirannya cupet, cara bicaranya ra mutu blas,penampilannya sangat tidak ada indah-indahnya untuk dipelototi.
Ah, sementara penampilanku kata banyak orang sih begitu tampan, wangi. Gaya bicaraku dan bahasa tubuhku kata mereka lagi sih begitu smart, elegan, penuh chemistry, misteri sekaligus magnet berdaya sedot sangat tinggi.
Nggak heran kalau banyak yang klepek-klepek ma kamu tuh, kata temanku. Kepalaku sprti menggelembung bak balon di hembus oksigen. "liat aja tuh cewek di sebelah kanan pojok itu, yang pake lekton itu, dari tadi dia ngelirik kesini terus. Ya ke kamu ini” lanjutnya.
Aku melirik ke arah yang di tunjukkan temanku. Hmmmmm, si lekton (kelek katon alias you can see my ketek, its open up to you all)itu, dengan asap rokok yang menari-nari dari hembusan bibirnya yang merah seksi itu. Memang nggak cuma kamu kok yang bilang gitu pren, gumamku. Juga bukan hanya cewek trendi itu doang yang melirik penuh syahwat begitu padaku. Banyak banget di luaran sana! Berkarung-karung deh kalo mau di karungin.
Sementara disini, ah, sungguh menyebalkan kelakuan dan penampilan orang rumahku itu. Yang gini-gini nih, nggak hanya sekali ini, ratusan kali deh. Aku bertahan sejauh ini dengannya entah untuk apa dan mengapa juga aku nggak begitu ngerti juga kadang. Padahal beratus-ratus kali aku bertabrakan dengan egonya yang menggila yang sungguh keras kepala.
Jujur nih, semalam nyaris aja aku mencukupkan semua sampai disini. Jengkelku meledak tinggi, egoku memekik. Bayangkan, mana bisa tahan seorang lelaki yang normal, yang telah merasa memberikan segala terbaik untuknya, yang nggak pernah bilang nggak punya atas segala pintanya, hnya karena minta dibuatkn mi goreng telur yg semua bahannya sudah tersedia komplit, eh.. malah di cuekkin. Nggak di anggep blas! Nyakitin gak? Nyebelin gak? Nyebahi mboten tho??? Banget banget nget nget nget…. Bahkan sampai merasuk panas ke pangkal perutku. Betul-betul sikap acuh yang luar biasa melecehkan harga diri dan kemuliaanku sebagai sang imam disini!
Kukira dia nggak dengar, jadi dengan nada agak tinggi kuulangi permintaanku, “denger gak sih?” ohmy God! Tau nggak, gimana mulut samber nyahut “Males..”. iiiihhhhhh …..!!!!!! aku hanya bisa mendengus menahan murka atas pelecehan tak terperikan ini! Paling jauh aku hanya memukul-mukul bantal.

Dan, maam itu aku memutuskan diam. Membekapkan diri dalam sunyi mencekam, ditingkahi gemuruh dada yang menghalilintar. Aku terasa sepi dalam kesendirian begini, hanya suara egoku yang begitu ramai berisik penuh amarah ! saat-saat seperi ini menderu, diam-diam kian terngiang bisikan penuh semangat temanku yang berbadan gagah, yang telah berkali-kali nikah cerai itu. “ wanita itu, asal kau buat tergantung kebutuhannya padamu, selesailah dia mau kau jadikan apa aja. Apapun kawan !!”
“kalau ternyata nggak bisa, berarti teorimu itu lemah dong” sahutku kalaitu. “ ah bukan teoriku yang lemah, tapi kau aja yang lemah !”
Campakkan saja, repot amat kau ini!kau lelaki mapan dan keren bung, banyak yang antri !! hmmmm benar juga provokasi kawan yang ceplas-ceplos itu. Campakkan saja, beres! Tendang aja, emang kenapa? Toh diluar sana bener-bener memang sangat banya gadis dan janda yang siap ku tunjuk kapanpun dan ku gandeng, ku bawa kemana aja, ku apain sesukaku!

Hingga pukul 02.00 WIB dini hari, aku blum juga bisa terlelap. Aku benar-benar merasa sendiri dan terasing diantara sikapnya yang maha menyebalkan itu. Baik, baik, gumamku, kali ini tiadaampun bagimu! Tiada maaf bagimu! Kau akan tahu btapa ku sungguh sangat lelaki. Kau akan menyesal, mengemis-ngemis ampunanku agar aku tidak mecampakkanmu besok. Pekikku dalam hati.
Ku bakar sebatang rokok, kunyalakan TV lagi. Dari ruang tengah ini ku dengar suara dengkuranya yang begitu teratur. Ia telah lama lelap, bgitu pulas, seolah-olah nggak ada sesuatu pun yg mengganggu pikirannya,hatinya apalagi membebani dengkur malamnya. Sementara aku disini sendiri, gara-gara dia tuh. Sambil menghisap rokok yg sungguh terasa nggak nikmat lagi ini, beberapa wajah silih berganti melintasi otakku. Ada begitu banyak wajah yg mendera memoriku. Dan, di antara semua wajah yg aku bayangkan, hanya wajah perempuan yg sedang mendengkur itulah yg begitu memuakkan. Yg lainnya begitu manis, ramah, penuh makna, simmpati, selalu ada perhatian, sayang, dan tampak sempurna mendudukkan aku sebagai lelaki sejati.
“ bangun, dah agak siang ini, belum shalat subuh tho..” lamat, suara itu menyelinap kegendang telingaku. ayo bangun, shalat dulu..” suaranya begitu amat kukenal. Lekat sekali. Sehari-hari begituku hafal. Kupaksa mataku membuka, menoleh jam dinding astaghfirullah sudah pkul 05.25 WIB. “daritadi kubangunin nggak bangun-bangun, tidurnya jam berapa tho mas?”suaranya menyelinap lagi ke selasar telingaku.
Aku bangkit segera menuju kamar mandi, berwudu tanpa menjawab pertanyaannya. Lalu aku shalat. Sambil menghitung biji tasbih ini. wajahnya yang pertama kali ku tangkap saat bangun tidur berkali-kali di otakku. Hanya dia yang ada pertama kali aku bangun, membuka mata. Ya, hanya dia juga yang membangunkaku,pasti shalat subuh. Kalau nggak ada dia, pasti shalat subuhku bablas.
“nih kopinya di meja computer …” suaranya terdengar lagi, lalu kudengar lagi langkah kakinya menuju dapur.sejurus kemudian, terdengar suara kompor gas dinyalakan, keran berkecipak, panik beradu,piring bergemerincing dan seterusnya. Sepagi ini dia telah begitu sibuk dengan rutinitas hariannya. Saat aku melangkah menuju kamar belakang, ke meja komputerku, sempat kulirik tubuhnya yang telah tenggelam di dapur itu. Hafal betul aku dengan siklus ini, kira-kira sejam kemudian dia akan memenggilku “ sarapannya sudah siap, mau disini atau di meja computer…”
Ku seruput kopiku, mataku masih agak pedas kurang tidur. Ku geletakkan tubuhku di sofa dekat meja komputerku, kubakar sebatang rokok, mataku menerwang ke langit-langit. Suara kesibukan memasak di dapur masih menyeruak gendang telingaku. Makin lamat makin lamat ku matikan rokokku sejenak lalu aku benar-benar terkapar pulas lagi.
“ lho kok nggak jadi nulisnya..?” suaranya membangunkaku. Tangannya menyibak rambutku yang terjuntai ke dahiku. Kurasakn tangan agak dingin lantaran masih basah. “itu sarapannya sudah siap, mau di meja computer atau di meja makan?”. Aku diam tak menyahut, hanya bangkit menuju ke meja makan. Tangkas, ia menyerahkan piring ke arahku, mengisinya dengan segumpal nasi yang mengepul panas, menambahinya dengan lauk, sambal juga krupuk. Tangannya begitu lincah melakukan semua itu.
Sambil melahap suapan pertamaku, dengan tetap membisu aku berpikir bahwa niscaya pagi ini aku nggak akan shalat subuh, minum kopi, dan sarapan panas begini jika tidak ada dia dirumah ini. Kutelan suapan yang ketiga, ia masih duduk di sebelahku, sesekali menambahkan lauk kepiringku, sesekali menawarkan air minum. Andai aku menceraikannya tadi malam, tiga kali sekaligus sesuai dengan rencanaku semalam agar tidak ada lagi peluang rujuk dengannya, agar tahu rasa, nyahok, mengemis-ngemis ampunku, ibaku agar dia tahu aku lelaki sejati yang nggak sudi di abaikan dilecehkan oleh istri dirumah yang kucukupi semua kebutuhan hidupnya, niscaya pagi ini nggak akan ada shalat subuh, kopi dan sarapan panas begini dimejaku.
Usai menuntaskan sarapanku, aku beranjak ke meja kompter. Ku dengar suara kesibukkannya membereskan bekas makananku. Aku terdiam begitu lama di depan monitor in, tanganku membisu di atas tuts keyboard ini, tak ada kata-kata yang bisa mengalir dari hatiku. Silih berganti wajah-wajah itu mengisi jiwaku.
Jangan-jangan ada masalah dengan egoku ya?? Bisikku pula dalam hatiku sendiri. Mungkin saja kan dia semalam kecapaian, kelelahan, ngantuk berat, dan tanpa sadar dan berpikir apapun, spontan bibirnya menyahut “ Malassss…..” begitu. Bukankah aku sangat mungkin mengatakan hal yang sama, bahkan lebih ketus saat aku merasa lelah, capek dan ngantuk berat ya ? bukankah sesungguhnya dia pun patut mengataiku sebagai yang maha menyebalkan juga ya? Tapi, bukankan dia tetap selalu ada untukku, menemaniku, membuatkanku kopi, saparan, membereskan bekas makanku dan sebagainya selama ini, kendati aku telah begitu menyebalkan di hatinya dalam bentuk yang sangat beragam.
Ah, jangan jangan memang aku ini sebenarnya lebih sering membuatnya sebal dan benci ya? Iihhh malu sekali aku pagi ini. Arogannya aku.

Maafkan aku…..
Aku sayang kamu…
Aku butuh kamu…
Tiga baris kalimat itu saja yang berhasil mengalir dari hatiku pagi ini. Kumatikan komputerku lalu aku beranjak kekamar. Kulihat dia telah rapi dan wangi. “ jadi nggak nanti mas, katanya mau facial?”
Aku mengangguk “ aku sendirian aja. Nggak apa apa”
“udah toohhh, ku temenin aja”
“ tapi kan lama..”
“ nggak pa pa….”
Andai saja dia yang facial, dan aku nggak ada tujuan apapun di salon mahal itu, maka dengan sangat cepat dan mantap pasti kujwab “ Nggak..!!”
Sementara dia, dengan bahasa sumringah dan mimik tulus, yakin berkata “ Udah toohhh kutemenin aja…” dan Nggak pa pa..”
Oh My God..!!!!!!
"Andai aku jalan kaki, masihkah engkau selalu ada untukku?"







mungkin ini sebuah s9ndiran, sapaan, atau peringatan atau apalah what ever you say.. yang jelas aku ga bermaksud gmn2. aku juga ga punya niatan yag jelek.  ini karena aku sayang kamu. karena aku tersentuh oleh mu dan juga karena aku ga bisa jauh dari kamu. aa yang aku lakukan itu untuk orang2 terkasihku termasuk juga kamu. toloonngg.... sedikit saja rasakan cintaku, sayangku dan kasih dengan hatimu. bukan dengan mata dan teingamu saja. aku hanya ingin kamu... bukan yang lain.. jangan pernah melangkah mundur dari sampingku. itu hanya membuatku sakit, membuatku tak berdaya...


saat ini aku cukup takut dengan gelap. itu semua juga karena aku terlalu memikirkan apa yang menjadi keputusanmu tempo hari. gelap hanya akan membuatku berangan yang tidak2 tentangmu..  aku takut.. setiap malam aku terjaga dalam sinar lampu yang menyala.. panas.. yaaahh memang terasa panas ruangan ini dengan nyala lampu yang begitu terang... aku takut gelap. aku takut karena dalam gelap tak ada dirimu yang menemaniku.

aku benci malam. dulu aku sangat ska malam. karena ketika malam, aku bisa bertemu denganmu, berkomunikasi denganmu walau dalam dunia maya... tapi sekarang?? malam hanya membuatku sendiri dan tak berkutik lagi. hanya lembaran2 kertas yang menemaniku, hanya sinar lampu yang menyapaku dan... hanya dingin yang menghampiriku. aku bercerita pada angin, aku menghela nafas disaksikan dedaunan, aku mengeluh pada kertas, aku ...... aku hanya bisa meneteskan air mata di depan cermin dan mempermalukan diriku sendiri karena aku yang cengeng. aku yang tak survive lagi.
sayang.... aku disini. disni menunggu kau jemput. jemputlah aku suatau saat nanti. aku lelah sayang..

I LOVE YOU ... :)
Ara


 

Jumat, 04 November 2011

Ku Abadikan Dalam Sebuah Foto (Untuk selalu mengingatmu)

Ketika aku tak paham apa maksudmu, ketika aku tak mengerti simbol apa yang kau berikan padaku dan ketika aku tak dapat memahami semua kata-kata bahkan sikapmu padaku. Aku hanya bisa diam. tak berani aku bertanya balik, karena pertanyaanku mungkin hanya membuatmu kesal saja...
***
Dirimu tak pernah absen dari ingatanku, dari pikiranku bahkan dirimu selalu berlari-lari dalam otakku (kamu ga capek apa berlari-lari terus???). walaupun dirimu tak pernah aku lupa, namun aku masih saja punya keterbatasan daam mengingat apa yang pernah kau katakan. yaahhh walaupun gak semuanya aku lupa, tapi aku masih bisa mengingat jika itu benar-benar membuatku tersentuh.. (entah senang ataupun sedih). 
sayang, aku tak ingat kapan terakhir kali dirimu memanggilku dengan sebutan "sayang". aku juga tak ingat kapan dirimu menyapaku dengan lembut dan mesra. yang aku ingat hanya ketika di tahun pertama kita bersama, kamu melakukan itu setiap hari... setiap saat... aaaahhhhh senang sekali saat itu. serasa aku terbaaaaannngggg.... eits, bukan berarti aku saat ini ga senang. aku seneng kok syg..dan aku belajar memahami apapun yang terjadi padamu... karna aku cinta kamu sayang :)

dirimu tak hanya berputar di otakku, tapi dirimu juga memenuhi kehidupanku.... without you im nothing

saat ini tak ada hal yang menyenangkan selain bersama orang-orang terkasihku, itu termasuk kamu sayang. aku ga pernah bosen sama kamu (ini jawaban pertanyaan kamu tempo hari). aku seneng ketika ada pesan bbm atau statusmu yang ditujukan buat aku... apalagi itu hal yang membuatku melayaaannngg..wwaaaaahhh rasanya aku baru mengenal cinta deh... 
orang-orang terkasihku...

 Statusku ini aku buat ketika aku merasa benar-benar tak berguna dihadapanm. aku merasa aku hanya bebanmu saja, aku merepotkanmu. maafkan aku sayang... 

di Facebook.... akuu streeeesss.... tap melihat dirimu yang begitu bersemangat, aku juga ikut semangat. makasih yaaa

semangatmu ini yang membuataku kagum...  


sebuah sapaan mesra yang ka berikan padaku, perhatianmu untukku,  senyummu ... dan sebuah sapaan mesra yang aku berikan padamu, ini semua untuk kita ... untuk kita...  LOVE YOU SO MUCH


sapaan mesramu iniiiii... whaaaaaaa.. senangnyaaaa.......



bukan karena dirimu tampan yang menyebabkan aku mencintaimu, tapi karena aku mencintai dan menyayangimu, dirimu terlihat tampandalam keadaan apapun.

love you Moch. Mukhlish.....    





Senin, 24 Oktober 2011

pantaskah aku ???

Emang benar aku masih belum pantas untuk mengatakan apapun padamu walaupun itu juga kebaiknamu. kenap sih kamu ga pernah ngerti klo aku emang bener2 ngeman kamu??? aku ga pengen kamu kenapa2. aku ga pengen kahilangan dirimu dan cintamu. tolong mengertilah... 

hari ini aku pengen banget marah sebel sama kamu. pengan banget. tapi aku bisa apa?? kenapa kamu selalu benar?? kenapa semua perilakumu dan sikap serta tutur katamu selalu benar??? yah walaupun pada awalnya aku merasa klo kamu salah, setalah aku berpikir lagi pasti ujung2 nya aku yang salah. dan aneh nya lag,i aku yang menyalahkan diriku sendiri... aku merasa bersalah....  apakah aku terlalu dibutakan oleh cinta??? aku hanya ingin sedikiiittt aja kamu ngerti apa yang aku rasakan. sedikiitttt aja. klo aku bilang sesuatu yang untuk kepentingan mu, setidaknya kamu lakukan. ITU JUGA UNTUK KAMUU... NGERTIOOO !!!! tolong dimengerti.

aku ga menuntut kamu jadi apa yang aku inginkan. aku juga ga pengen kam berubah gara gara aku.. aku pngen kamu jadi dirimu sendiri. dirimu yang seperti dulu.. pernah ga kamu berpikir gimana kamu dulu padaku?? oke aku tahu bagaimana kondisimu sekarang. berbeda banget.. banget nget. aku menyadari kok. aku ga protes kok.. karna aku tahu siapa aku dan apa posisiku. aku sadar akan hal itu. apapun yang aku lakukan, juga belum tentu sepaham denganmu.  kecewa sih pasti ada dalam diriku.. tapi aku biss apa?? aku hanya bisa ngelus dadaku untuk membuatku tenang dan menjaga emosiku. seandainya dengan menangis bisa merubahmu untuk sediikiiit aja mendengarkan kata kataku, pasti aku lakukan tiap hari sayang.. tapi sayang menangisku malah akan menjadi bebanmu. 

ketika aku marah padamu, aku slalu mengingat semua yang kamu lakukan untuk aku, semua pengorbananmu, semua kata2mu dan semua sikapmu semua itu untuk aku bahkan untuk keluargaku. itulah kenapa aku tak bisa menyalahkanmu.. ga bisa. selaluuu saja aku yang salah. seringkali aku diam. bukan berarti aku ga mau bilang apa ang aku rasakan, tapi aku berpikir lagi untuk mengatakannya padamu. apa itu sependapat denganmu?apa itu sesuai dengan keinginanmu?? intinya aku ga pengen kamu marah.. marahmu hanya membuatku mati kaku.

hari ini, aku pamit les ke kamu. aku tau kamu sibuk, bahkan super sibuk. kamu jawab bbm ku "maaf tadi buru2, walaikumsalam" oohhh Tuhan aku ga tega liat kamu kayak gitu.  aku khwatair dengan keadaanmu. tapi yng dikhwatirkan malah gak ruumongso. bilang repot malah sempet2nya ganti PP bbm. aku harus merasa gimana Tuhan??? apa aku harus kecewa padanya yang sudah sudi menyempatkan waktunya untukku?? apa aku harus bahagia dengan keadaannya yang seperti itu??? Tuhan, aku memang belum bisa membantunya, bahkan aku merepotkannya. tolong aku Tuhan. tolong aku agar aku bisa membantunya, membantu keluargaku juga. aku malu Tuhan dengan aku yang seperti ini. Tuhan, bukan berarti aku ga mensyukuri apa yang KAU berikan padaku, aku bersyukur banget. aku bersyukur kok. aku hanya ingin sedikit sesuatu hal yang lebih. sedikit saja Tuhan agar aku bisamembantunya juga mama papaku. 

aku berusaha menjadi apa yang kau inginkan sayang.. aku seperti ini juga dari supportmu. aku ga pengen kamu bosen melihatku. lihat aku sediiikit saja sayang. siitiikkk ae. jika ditanya apa yang aku inginkan, aku pasti jawab "waktumu". waktumu sungguh banyak buat temen2mu. . kamu bisa lupa ga hub aku ketika kamu sama temen2mu... sebenernya kamu nyaman ga sih ada di dekatku??? kamu lebih nyaman mana berada didekatku ato di dekat temen2mu?? aku bisa membuat temen2ku merasa nyaman dekat denganku, tapi aku belum bisa membuat nyaman dirimu di dekatku. kenapa?? apa yang salah denganku?? 

hhhh.....mungkin aku perlu untuk lebih memperbaiki diriku lagi. agar dirimu bisa nyaman dan betah berlama2 ada didekatku...  yaaahh.. aku akan lakukan itu. untukmu.. HANYA UNTUKMU..


TUHAN, JAUH KAN DIA DARI GODAAN. APAPUN ITU...

Rabu, 05 Oktober 2011

dimana kamu dimana, di sini, bukan
kemana kamu kemana, ke sini, bukan
katanya pergi sebentar, ternyata lama
tahukah aku sendiri menunggu kamu

jangan kau pergi lagi
aku tak mau sendiri
temani aku tuk sebentar saja
agar aku tak kesepian
katanya pergi sebentar, ternyata lama
tahukah aku sendiri menunggu kamu

jangan janji-janji terus
aku tak mau kau bohong
temani aku tuk sebentar saja
agar aku tak kesepian

vierrra <3 <3 

Jumat, 30 September 2011

rasa sayang


"Arti hadirmu dalam hidupku
Kau bawa mimpi indah temani tidurku
Yang tak pernah kurasakan
Sebelumnya disaat kau masih dalam hayalku
Cinta terlahir diantara kita
Melewati seribu senyummu
Yang tak pernah kurasakan
Sebelumnya disaat kau masih dalam hayalku
Berjuta rasa cinta tercipta
Mengiringi langkah kau dan aku
Menyelimuti masa yang lalu
Dan tak mungkin terpisahkan
Kata sayang untuk dirimu
Yang ku hembuskan kepadamu
Sebagai tanda cintaku untuk dirimu
Takkan hilang di telan waktu
Takkan punah termakan ragu
Menghiasi seluruh hidup dan matiku"

(by UNGU)

sayang ingat lirik lagu ini kan??? ini lagu yang sering kamu nyanyikan saat aku menangis. yaaahh walaupun kamu nyanyinya di telp anehnya bukan malah brenti nangis, malah semakin parah nangisnya. Mendengar nyanyiamu, aku tenaaanng banget. sampe2 aku nangis syg... kapan sayang kamu nyanyi buat aku lagi? aku kangen itu sayang???? kangen banget semua itu.. 

Hari ini aku gundah, aku galau. pengen ketemu kamu. yaahh setidaknya denger suaramu.. menunggumu pulang sudah menjadi kebiasaanku. kali aja setiba dirumah kamu telp aku, itu harapanku tiap hari.. sayang, baru beberapa hari saja kita ketemu. kamu anterin aku. sarapan bareng kamu, tapi aku udah kangen banget ma kamu.. kangen lagi... akhir2 ini aku pengen ketemu kamu.. tapi aku gak brani bilang syg. wajar ga sih???? hmmmmmmm... kalo aku mah emang pengen deket2 kamu terus.. hehehehe... 

kenapa ya rasanya aku beraaaattt banget buat ninggalin kamu walaupun cuma bentar?? rasa khawatir itu slalu ada... otakku selalu perang dengan batinku.. selalu setiap saat. capek sayang kayak gitu terus.. sumpah capek. aku ingin hidup normal seperti yang lainnya yang ga punya rasa khawatir dan curiga. 


setelah mengingat tanggal 3 sept 2011 kemaren, aku tenang. aku ajak aku kerumahmu. ketemu orang tersayangmu. berbincang2 dengan orang2 terkasihmu.. yaaa Allahh... aku bahagia banget. sebenernya aku ini nyadar kalo kamu ini sayang aku, ga bakal aneh2 diluar sana, juga ga bakal ngecewakan aku. tapi adaaa saja aku ini yng bikin aku khawatir... aaaaahhhhhhhhhhh sial !!!!!
aku takut kamu marah, aku takut kamu kecewa dan aku paling takut kamu ninggalin aku. jangan ninggalin aku yaaa... aku ga bisa. aku ga sanggup.. mulai sekarang, aku akan menutup mata, menutup telinga dan menutup hatiku. semua itu hanya untuk kamu.. aku ga mau cari tau mantan2mu lagi, ga mau utik2 mantan2mu lagi. ini hanya bikin aku sakit hati.. hanya bikin aku kawatir saja.. aku cukup mencintai dan menyayangimu dengan tulus. itu saja.. bukan berarti aku ga peduli dengan semua keadaanmu. aku peduli.. dan aku hanya bisa membantu dengan doa. bukannya aku ga mau membantu, aku takut salah ladi. cukup kemaren kamu marah2sama aku.kamu ga tau perasaanku saat itu. kangen, malah kena marah.. yaaa Tuhaaannn.. sumpah nyesek rasanya. bahkan sekarang kamu ga tau bagaimana keadaanku. hanya sebatang rokok yang menemaniku saat ini. aku harap kamu bisa ngerti perasaanku. masa bodoh dengan mantan2mu.. temen2mu.. yang penting itu KAMU.. bukan mereka.. aku bisa egois.. aku juga bisa care asal mereka juga care ma aku.. itu saja..


aa', aku terlalu mencintaimu.. melebihi apapun. aku ga mau kamu gmn2, ga maun knp2, aku pengen bisa bantu kamu. tapi sering kali amu salah arti dengan semua sikapku. kamu marah, marah dan marah.. padahal aku ga bermaksud bikinkamu marah.. maaf sayang, adanya aku seperti ini. aku memang bodoh. ga bisa apa2 tanpamu... aku cukup mengerti bagaimana keadaanmu. kamu marah pasti ada sebab, mungkin juga kamu sedang ada masalah di pekerjaanmu. aku memakluminya kok..  :)

sayang..... kapan yaa kita bisa ketemu tiap hari.. apa2 berdua..?? aku mau kamu sayang.. cuma kamu..hhhh kata orang rindu itu indah, namun bagiku ini menyiksa.. TUHAN, selamatkan dia, lindung dia Tuhan.. untuk aku.. hanya untuk hidup bersamaku... amiiiinnn...


hanya dirimu yang bisa membuatku bisa seperti ini.. bisa tersenyum, bahkan bisa  bersemangat seperti dulu lagi... terima kasih sayang.. 





"Dirimu satu yang ku mau, takkan lagi ada selain dirimu . Cinta suci hanyalah untukmu. Dengarlah kasih kaulah dambaanku. Aku bukan orang yang sempurna, mungkin aku hanya seorangpemimpi. Tapi, dirimulah yang membuatku menjadi sempurna" 


Minggu, 07 Agustus 2011

XII (Dua Belas)


malam pertama di Bangelan, karaoke dengan pak Manager (ups uduk kuwi Manager e.. kurang ganteng jeh..) assolole..icick icik ehem maaaass.... hehehehehe














kegiatan tiap hari Jumat... senam pagi dilapangan Tenis. segar tubuh bugar badan sehat juga nih mata..ayoo mbak susi.. lajutkan !!!!!1




suaranyaaaaa maaannaaaa..... (huuuuuuuu...!!!!!)















"semua ini tak kan berarti tanpa kehadiran kalian teman.. semoga kita tetap bisa tersenyum seperti ini... kenanglah hari hari yang terindah disana... :)"