Senin, 30 Mei 2011

ketika mata itu memerah dan suara itu mulai menggelegar


 121210
Ketika kau marah, entah mengapa hatiku tak tenang. Ingin rasanya aku berlari mendekatmu dan memelukmu agar kau tak lagi marah padaku. Marahmu membuatku mati kaku. Aku yang semula biasa saja, setalah kau marah padaku aku jadi tak bisa melakukan apapun kecuali menyesal telah membuatmu marah. Kau benar-benar telah membuat hidupku berwarna. Ada warna hitam, ada warna merah, biru, hijau dan masih banyak lagi.
Sayang, aku benar- benar tak tahu harus bagaimana saat kau marah karena ulahku. Bukannya aku pengen kau selalu marah padaku, itu juga bukan hobiku. Aku hanya ingin kau tau bahwa aku mencintaimu. Maaf mungkin aku terlalu protect padamu. Aku tak ingin kehilanganmu.
Harapku, pintaku .. sudilah kau buka pintu hatimu. Maafkanlah semua kesalahanku. Aku tak ingin membuatmu gila. Aku hanya ingin cuma aku yang ada di hatimu. Bukan orang lain. Aku sadar jika selama ini sikapku keterlaluan. Sadar banget. Tapi aku masih belum bisa menyembunyikan jika aku jealous. Perasanku saat ini sedang tak menentu.
Suatu hari ada seorang cowok yang curhat padaku. Dia bertanya padaku apakah aku pernah pacaran dengan orang yang sebenarnya gak aku cintai?? Aku mejelaskan padanya bahwa aku tak pernah pacaran dengan orang yang gak aku cintai. Dan aku aku akan selalu mencintainya. Yang  membuatku putus dengan paca-pacarku adalah karena semua pacarku menduakan aku. Sebenarnya aku juga tak tahu kenapa mereka sampai hati melakukan hal itu padaku. Tapi setelah aku putus dengan mereka, aku akan berusaha mati-matian untuk melupakan mereka. Aku tak ingin mengalami kejadian yang sama jika nantinya aku balikan dengannya.
Akhirnya cowok itu mangatakan kalau dia punya pacar yang benar-benar sayang dia. Si cewek mempunyai kelainan yang mungkin bisa membahayakan hidupnya jika dia terlalu banyak mikir. Si cowok ingin meninggalkan pacarnya dengan alasan sudah tidak ada perasaan pada si cewek.
Mendengar perkataan si cowok, aku berpikir. Dalam pikiranku aku takut jika nantinya kau akan merasa seperti temanku itu. Aku tak ingin kau meninggalkanku. Untuk saat ini pikiranku masih labil karena campur aduk dengan semua kejadian yang ada di sekitarku. Aku tak bisa jika tanpamu.
Aku ingin kau tahu bagaimana perasaanku sesungguhnya. Aku selalu selalu dan selalu memikirkanmu. Tapi kenapa selalu ada pikiran negative padamu walaupun sedikit di otakku.
Sayang, maafkan aku jika hari-hari ini aku bersikap tak menentu. Tapi aku akan tetap mencintaimu. Karena hanya kau yang bisa membuatku tenang. Bukan yang lainnya.

perlu anda ketahui, saya tak ingin apa-apa. Saya tak ingin bagainmana-bagaimana. Saya hanya menginginkan anda


Love you MMS




Tidak ada komentar:

Posting Komentar